Tips Menghadapi Wawancara
Tendangan June 20th, 2006Ini ada beberapa tips untuk menghadapi wawancara. Yang paling utama adalah jangan grogi dan taklukkanlah si pewawancara dengan memberikan jawaban yang sesuai dengan keinginannya. Di bawah ini adalah beberapa contoh pertanyaan “menjebak” yang biasa diajukan oleh si pewawancara beserta petunjuk jawaban yang salah dan jawaban yang tepat.
- Pertanyaan: “Tolong berikan gambaran tentang diri anda!”
- Jawaban yang salah: “Saya anak kelima dari enam bersaudara, saya masih single dan punya rencana untuk berkeluarga dalam waktu dekat ini….”
- Jawaban yang tepat: “Saya pekerja keras yang dapat bekerja secara mandiri maupun tim. Saya juga tidak takut terhadap kritik karena kritik merupakan masukan bagi saya untuk menjadi lebih baik…”
- Pertanyaan: “Mengapa anda berhenti dari pekerjaan terdahulu?”
- Jawaban salah: “Karena bos saya terlalu otoriter, teman-teman saya juga egois. Lagipula gaji saya terlalu kecil dibanding beban kerja saya…”
- Jawaban tepat: “Saya ingin mencari tantangan yang lebih besar dan mengoptimalkan kemampuan saya untuk perusahaan. Dan saya rasa perusahaan ini tepat untuk saya..”
- Pertanyaan: “Apa saja kelemahan anda?”
- Jawaban salah: “Saya sering terlambat bangun pagi dan kalau lagi tidak ‘mood’ saya tidak bisa bekerja dengan baik..”
- Jawaban tepat: “Kalau bekerja kadang saya suka lupa waktu. Bahkan kalau lagi asyik bekerja saya suka melewatkan jadwal makan siang.” Walau jawaban ini terkesan berlebihan tetapi jika kamu dapat memformulasikan kalimat dengan tepat, si pewawancara dapat mendeteksi arah pembicaraan kamu.
- Pertanyaan: “Apa kegiatan anda di waktu luang?”
- Jawaban salah: “Saya suka menghabiskan waktu untuk ’shopping’, chatting ataupun nonton film terbaru di bioskop..”
- Jawaban tepat: “Saya sering memanfaatkan waktu luang untuk memuaskan hobi saya membaca buku-buku yang berguna bagi pekerjaan saya. Di waktu libur saya juga mengambil kursus singkat tentang manajemen dan Bahasa Inggris.”
- Pertanyaan: “Apa yang anda harapkan dalam waktu lima tahun mendatang?”
- Jawaban salah: “Dalam waktu lima tahun mendatang saya berharap sudah punya rumah dan mobil mewah.”
- Jawaban tepat: “Saya berharap keahlian saya semakin bertambah dan akan saya kontribusikan pada perusahaan. Karena saya berharap dalam waktu lima tahun ke depan saya tetap bekerja di perusahaan ini dan dapat maju bersama perusahaan..”
- Pertanyaan: “Apa yang anda ketahui tentang perusahaan ini?”
- Jawaban salah: “Saya sebetulnya ingin mengetahui banyak tentang perusahaan ini tapi sampai detik ini saya belum banyak mendapatkan informasi karena keterbatasan waktu.”
- Jawaban tepat: “Perusahaan ini merupakan perusahaan berskala besar yang bergerak di bidang industri otomotif (atau bidang lain). Dan saya tahu perusahaan ini dikelola oleh orang-orang yang ‘qualified’ di bidangnya.”
Pendek kata, setiap jawaban yang kamu berikan harus memberi rasa tenang pada si pewawancara.
Pertanyaan-pertanyaan di atas hanyalah contoh dari beberapa pertanyaan yang sering diajukan. Selebihnya masih banyak pertanyaan yang tampil dalam beberapa bentuk dan variasi. Tetapi apapun bentuknya, kamu harus menemukan jawaban yang benar-benar tepat. Diharapkan kamu mampu memberikan jawaban positif yang mengesankan bahwa kamu bisa memberi kontribusi banyak pada perusahaan.
Jangan lupa buatlah agar si pewawancara merasa nyaman dan komunikatif dengan kamu. Ok, selamat menaklukkan pewawancara!
Bonus pertanyaan dan jawaban
- Pertanyaan: “Sebutkan kelebihan kamu”
- Jawab: “Kelebihan saya merupakan sekaligus kekurangan saya, yaitu berat badan”
- Pertanyaan: “Tell me about your family in english”
- Jawab: “I have no family in english”
June 20th, 2006 at 11:38
pake boong gag?
June 20th, 2006 at 12:41
Bagaimana tips menghadapi markum?
June 20th, 2006 at 13:45
lebih baik berbohong
daripada ketahuan
*kabur*
June 20th, 2006 at 13:59
ini bukan masalah bohong atau tidak. tp memberikan jawaban sesuai dengan yg diharapkan pewawancara. if they wanted war, we’ll give them war!
June 20th, 2006 at 14:26
100% - 32% = 68% bener :D
June 20th, 2006 at 14:49
Enggak percaya, ah.
June 20th, 2006 at 14:56
kalau ditanya gaji kum.??
June 20th, 2006 at 16:08
jawab: gaji sebenarnya saat ini + 50%
June 20th, 2006 at 16:48
halah ini pasti boong
sangat berlebihan
June 20th, 2006 at 17:22
ah…gw tau knapa Markum posting artikel ini…lagi siap2 pindah kerja yeee?? xixixi..
June 20th, 2006 at 18:23
gw gak bisa percaya.. atas smw yg telah lo lakukan selama ini..
dasar HOMOK..
June 20th, 2006 at 22:25
waaa… serem ya wawancaranya…
aku dulu kerja wawancara cuman kasih cv, trus ama bos dikasih soal suruh ngerjain waktu sehari… gitu doank… sisanya lewat imel… :D
June 20th, 2006 at 23:54
hmm.. kasih tau abi ah.. :D
June 21st, 2006 at 20:05
Kalo ditanya gini :
“Anda punya blog?”
Kamu jawab apa kum? ;))
June 24th, 2006 at 13:20
TEORI INI KUM!!!!!!!!
begitu di depan interviewer, yang ada cuman gugup!
July 1st, 2006 at 23:26
iya Pak, kalo ditanya minta dibayar berapa, jawabnya gimana?
July 4th, 2006 at 15:56
Hari ini gue akhirnya ngalamin interview lagi…
Terus terang sebelom interview gue sempetin baca tips diatas…sekalian ngetest valid nggak tuh tips :P
Interview pertama terbilang sukses, dengan pertanyaan yg nyaris mirip, gue jawab sama dengan jawaban yg diberikan :)
Status sekarang tunggu interview ke 2…
Kalo gue jadi pindah ke kantor baru berarti manjur juga nih tips :D
July 12th, 2006 at 08:34
Kalau ditanya, “apa kekuranganmu?” boleh nggak aku jawab, “kekurangan saya cuma satu; yaitu nggak punya kelebihan” …. basi banget ya?????????????
July 12th, 2006 at 08:41
Kalau ditanya, “apa kelebihanmu?” boleh nggak jawab, “kelebihan saya cuma satu,…. nggak punya kekurangan” (kesimpulannya pasti kelebihannya cuma satu “tukang bohong”)
Tapi ngomong-ngomong yang mewawancarai sudah nggak kasih pertanyaan diatas karena dia sendiri sudah tahu jawabannya (karena sudah baca basbang)
August 9th, 2006 at 07:45
tolong contoh lamaran menggunakan bahasa inggris
August 12th, 2006 at 07:31
Berpakaian yang “baik” dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan-kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda. Namun, ada beberapa tips yang dapat diingat, antara lain:
Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai Anda. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau “kebiasaan” berpakaian secara formal, tetapi ada juga yang semi formal, atau bahkan ada yang bebas. Hal ini penting, agar Anda tidak dilihat sebagai “orang aneh’, disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar. Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi, tidak perlu menggunakan jas. Berpakaian rapi dan bersih, tidak kusut. Hal ini memberi kesan bahwa Anda menghargai wawancara ini.
Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (mis. mengkilap, ngejreng).
Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rok bawah, kancing baju atasan).
Berpakaian dengan desain yang simpel (tidak telalu banyak pernik-pernik, toh ini bukan acara pesta).
Tidak berlebihan dalam menggunakan wewangian dan perhiasan.
August 12th, 2006 at 07:43
Apakah pengaruh kontak mata pada saat wawancara? Bagaimana juga pengaruh intonasi suara terhadap keberhasilan wawancara?
Dalam wawancara seringkali faktor diluar “isi” seringkali dapat mempengaruhi keberhasilan suatu wawancara. Mulai dari penampilan, sampai cara berbicara.
Seorang pewawancara yang berpengalaman akan merasakan sebagian karakter yang diwawancara dari sinar matanya. Tidak perlu dengan memelototi, atau dengan sinar mata syahdu, melainkan tataplah secara wajar kepada pewawancara.
Intinya, bahwa melalui tatapan Anda selama wawancara haruslah menandakan:
a) apakah Anda cukup percaya diri,
b) apakah Anda berpikir positif terhadap proses komunikasi dalam wawancara tersebut,
c) apakah Anda jujur dengan isi komunikasi Anda,
d) apakah Anda tampil “jujur” sesuai dengan kepribadian Anda yang sebenarnya, tidak dibuat-buat.
Intonasi akan memperlihatkan apakah Anda seorang yang percaya diri atau tidak. Tidak perlu dengan cara mengatur suara seperti seorang pemain sinetron, tetapi cukuplah bahwa Anda dapat menggunakan intonasi yang menarik minat lawan bicara untuk terus berkomunikasi.
Usahakan tidak memberi nada agresif, atau nada “menutup” diri. Gunakanlah intonasi yang mewakili dengan isi pesan Anda. Volume, warna, dan irama memang harus diatur dengan baik, tetapi bukan harus menjadi orang yang tampil bukan sebagai dirinya sendiri.
September 1st, 2006 at 21:41
hahaha….bonusnya ngebuat gue ketawa-ketiwi sendirian…baru kale ‘ne ngeblog bikin ketawa :D :D :D
July 10th, 2007 at 12:00
Tipsnya cukup bagus, namun semua itu tergantung dari org yang melakukannya karena ada juga org yg tdk PD dgn apa yg ia ucapkan akhirnya kalimat2 yg diucapkan tdk memiliki isi (makna). Perlu ada pembinaan kepribadian terlebih dahulu, dan salah satunya adalah mulai berani berbicara di depan umum, seperti pidato atau ceramah
July 20th, 2007 at 20:24
mnurut saia…dgn membrikan jawaban2 yng notabene ‘bisa menyenangkan’ Si pewanwancara,itu mbuat qta berbohong kpd diri qta sndiri…karna jawaban2 yng qta brikan bukan brasal dari apa yng sbenarnya yng ada pada diri kamoe guys….so… “BE YOUR SELF”
July 23rd, 2007 at 13:34
boleh gak tips ini di ambil buat buletin kami.
halal khan…….?????
tengkyu…..
November 26th, 2007 at 07:59
gw coba ah….
December 6th, 2007 at 17:52
Keren bisa dikit membantu tuch,takdir kan di ujung usaha manusia
February 15th, 2008 at 19:52
wah ga pnting lg sbnernya mo terlalu jujur pas wawncara, coz biasanya klo kita lolos di intrview dan masuk kerja, pasti kboongan kita yang menonjolkan diri tadi diatas kaya yg km bilang di blog ini, pasti ga telalu diperhatikan. kan intrviewernya ga tlalu ngawasin kita?yg ngawasin kan peandu kita hihii, jd intinya tips di ats seru loh buat jobseekr
February 29th, 2008 at 22:23
thanks banget yach tipsnya. moga-moga aja bisa gwpake pas wawancar jadi pilot besok.
March 3rd, 2008 at 09:16
[…] March 3, 2008 Wawancara Kerja ?Let’s Go……. Posted by adisubex under Uncategorized Tips Menghadapi Wawancara […]
March 16th, 2008 at 10:45
uhuyyy…., thank you bro
gw ngambil banyak pelajaran dari loe
March 23rd, 2008 at 16:56
sukses interview it means qita sukses dlm berbohong…..gak..gak../
April 29th, 2008 at 21:45
Pertanyaan: “Apakah anda masih gadis?”
Jawab: “duh bo, yang bener dong, eke kan laki-laki?”
May 13th, 2008 at 14:39
persis nggak jauh beda dg pertayaan2 perusahaan2 yg lain
June 2nd, 2008 at 23:23
gw coba terapi nya….bsok gw ksh kbr lg…
tp da gak yang bhsa inggris klo gak tes user… cz ne pertama bwt gwe…
1 lgi da contoh gak wawamcara dari total e& p indonesia
thamk uu
June 7th, 2008 at 12:45
assalamualaikum
hey.hey.hey…..
di blog ini kan cuma di beri komentar dalam menghadapi wawancara dalam pekerjaan,tolong dong…saya kasih saran/komentar bagaimana menghadapi interview buat masuk perguruan tinggi.,dong??coz jarang dibahas.pliz ya…?
tolong kirim ke email q ya
wulananjani@gmail.com
hp:085226103891
q tlong kabari segera ya?klo bisa langsung ke hp q ja.thanks.
wassalamualaikum
June 18th, 2008 at 09:34
wah aq makasih banget ..
cz bwt aq dapt gmbaran u/ wa2ncara
tp aq bingung dgn msalah penampilan
July 5th, 2008 at 22:21
bagaimana kalau di tanya untuk apa anda bekerja di sini?
July 15th, 2008 at 21:34
wawancara masuk kuliah gmana caranyo??????????
August 18th, 2008 at 07:27
pertanyaan untuk mewawancarai guru apa yah…/////?????