Dahulu kala di sebuah galaksi yang sangat sangat jauh, tersebutlah sebuah peradaban yang sangat maju. Peradaban ini memiliki seorang penasehat yang bijaksana bernama Mbah Gugel. Mbah Gugel sangat bijaksana karena dia selalu mengetahui seluk-beluk peradaban yang luas tersebut. Dia tidak bersemedi untuk mengetahui sesuatu melainkan mengerahkan kaki tangannya yang sangat banyak untuk mengumpulkan informasi. Selain itu dia juga menyediakan pos-pos dimana para penduduk setempat dapat proaktif memberikan informasi baik yang penting maupun tidak penting. Hal inilah yang membuat Mbah Gugel sangat dipercaya oleh penduduk disitu.

Diantara penduduk yang tinggal di peradaban tersebut terdapat dua kelompok yang dapat dibilang lebih maju dibandingkan penduduk lainnya. Kelompok pertama menyebut dirinya dengan Shit Lord. Para Shit Lord ini memiliki kekuatan untuk memanipulasi pengetahuan Mbah Gugel. Selain itu mereka juga memiliki kekuatan lain serta kekayaan yang berlimpah. Konon Sith Lord yang paling tinggi pernah menghidupkan orang yang sudah mati. Namun sayang Sith Lord tersebut mati ditangan anak muridnya sendiri. Ironis bukan? Anyway, para Shit Lord ini selalu mencari jiwa-jiwa segar yang masih polos untuk bergabung dalam kelompok mereka. Caranya adalah dengan memberikan informasi yang salah pada setiap orang yang meminta petunjuk pada Mbah Gugel.

Kelompok yang kedua tidak memiliki sebutan, tapi kita sebut saja sebagai Jadul. Para Jadul selalu menjaga keseimbangan diperadaban tersebut. Mereka tidak memiliki kekuatan apa-apa apalagi kekayaan. Cuma satu misi yang diemban yaitu mengantarkan informasi yang tepat pada siapa saja yang membutuhkannya, walau kadang informasi tersebut kurang kaya. Para Jadul jugalah yang memperkaya pengetahuan Mbah Gugel sehingga dia bisa jadi bijaksana dan dipercaya oleh penduduk.

Cerita di atas berkisah tentang SEO (Search Engine Optimizing), sebuah metode untuk meningkatkan ranking situs dalam hasil pencarian mesin pencari. Banyak orang yang menyalah-gunakan metode ini untuk merekrut seseorang dalam bisnis internet. Contohnya saya ingin mencari lirik yang mengandung kalimat “bang sms siapa ini bang”. Pada hasil pencarian yang paling atas adalah sebuah situs yang benar-benar mengandung kalimat tersebut. Namun ketika saya buka ternyata isinya begini “bang sms siapa ini bang. klik disini deh biar jadi kaya”. Halah, sangat tidak relevan bang.

Coba bayangkan jika teman atau mungkin saudara kamu yang sedang tersesat di sebuah pusat perbelanjaan bertanya ke pusat informasi “bang, wc nya dimana bang?”, lalu dijawab dengan begini “dek diatas ada tempat karaoke tuh”. Tidak relevan kan? Itu baru bertanya hal yang sepele. Well, kalau di kehidupan nyata ada karma, di internet ada digital karma. Apa itu digital karma? Sayapun tidak tau dan saya tidak ingin mencari tahu. Intinya mari kita katakan tidak untuk SEO yang bertopi hitam. SAY NO TO BLACK HAT SEO..or something like thatâ„¢